Selamat Datang di Situs Kami…..!

Assalaamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh…!

Teriring do`a dari kami semoga anda dan keluarga senantiasa dalam curahan rahmat dan lindungan Allah SWT…!
Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin…!

Pencerahan Akal Center adalah salah satu divisi dari CV. UAMC (Ulya Ar-Rodjih Media Communication) yang membidangi:

  1. Kajian Terapi Akal dan Qolbu
  2. Pelatihan Menerjemah Bacaan Shalat Kata Perkata (Terapi Shalat Khusyu’)
  3. Insya Allah bersedia diundang mengisi kajian Islam atau pelatihan di dalam atau luar kota Jakarta
  4. Menerima pendaftaran haji dan umroh, yang keberangkatannya bersama Asiatour (PT. Asia Utama Wisata)

CV. UAMC (Ulya Ar-Rodjih Media Communication) Menerbitkan dan Mendistribusikan buku:

1.    PENCERAHAN AKAL dan CD- nya

2.  TIGA LANGKAH MENGGAPAI SHALAT KHUSYU” dan DVD-nya (buku panduan menerjemah bacaan shalat kata perkata)

 

Studi Islam Intensif di VICO muara badak

SAFARI DAKWAH
DI VICO
MUARA BADAK KALIMANTAN TIMUR
19 JUNI S/D 24 JUNI 2012

Awal Keberangkatan (Selasa, 19 Juni 2012)
Berangkat dari rumah (kawasan perumahan wisma Ar-Rodjih jalan Gunung Raya Cirendeu Ciputat Tangerang Selatan yang berbatasan dengan Jakarta Selatan) pada pukul 04.00 subuh hari Selasa.

Bandara Sukarno Hatta Jakarta
Kemudian sekitar kurang lebih pukul 05.00 tiba di bandara Sukarno Hatta, dan selepas hsalat Shubuh di mushalla Bandara, sayapun masuk ke pesawat Lion Air. Tepat jam 06.15 waktu Jakarta pesawat terbang menuju Balikpapan. Waktu tempuh antara Jakarta ke Balikpapan kurang lebih 2 jam. Tepat pada pukul 09.15 waktu Balikpapan pesawat mendarat dengan mulus di pelabuhan udara Sepinggan Balikpapan Kalimantan Timur. Perbedaan waktu antara Jakarta Balikpapan adalah satu jam.

Bandara Sepinggan Balikpapan
Di pintu kedatangan, sudah menunggu ustadz Jaiz yang selama ini menghubungi saya via telepon dan sebelumnya kami belum pernah bertemu. Tidak berapa lama kemudian pak Armadi dengan mobilnya datang dan kamipun naik kemudian berangkat menuju ke lokasi yaitu VICO pusat pengeboran bahan bakar gas di Muara Badak. Waktu tempuh dari Balikpapan ke Muara Badak sekitar 4,5 jam, yah.. cukup melelahkan.

Samarinda
Setelah melewati sungai terpanjang di Indonesia yaitu sungan Mahakam dan Mesjid Islamik Center, kami singgah sebentar untuk makan siang di rumah makan Banjarsari Samarinda. Perut saya memang sudah agak keroncongan, karena dari rumah belum makan apa-apa, kecuali hanya sekerat roti yang saya makan di pesawat. Alhamdulillah menu makannya sangat bervariasi. Ada berbagai macam ikan bakar, udang, sop, sayur dan lalapan beserta sambelnya. Emmm..mantap kali..!

Selesai makan kami melanjutkan perjalanan. Selama di perjalanan kami banyak berdiskusi tentang keadaan di kalimantan Timur ini, khususnya di Muara Badak. Saya menyaksikan betapa kayanya negeri Indonesia yang telah diberikan Allah kepada bangsa ini. Tetapi mengapa banyak rakyatnya masih hidup di bawah garis kemiskinan….? Ini sungguh terlalu….dan …..memperihatinkan……!?

Tiba Di Lokasi
Sekitar jam 15 waktu Kalimantan Timur (WITA) kami tiba di Muara Badak. Setelah melapor pada security kamipun dipersilahkan masuk. Sesampainya di wisma sayapun langsung sholat Juhur dan seakligus Ashar. Kemudian sorenya saya diberi kartu tanda pengenal dan kartu untuk makan. Juga disodorkan kepada saya jadwal Studi Islam Intensif (SII) selama berada di. VICO. Saya katakan, thiyyib…..saya terima, tidak ada masalah semoga Allah memberikan kemudahan.

Tak berapa lama kemudian adzan Maghrib berkumandang dari masjid Al-Muhajirin, saya segera ke masjid untuk shalat maghrib secara berjama’ah. Ustadz Jaiz mempersilahkan saya sebagai imam. Selepas shalat Maghrib, saya bersama ustdz Faisol (di masjid Al-Muhajirin ada dua orang ustadz sebagai imam Rawatib secara bergantian) menuju mess hall (ruang makan) untuk makan malam bersama dengan seluruh karyawan VICO.

Setelah makan kamipun bersiap-siap untuk menegakkan shalat Isya secara berjama’ah. Selepas shalat Isya, kemudian saya mengisi kajian sesi pertama Studi Inlam Intensif (SII). Durasi waktu dari jam 20.00 s/d 21.00. Materi yang bawakan ialah ”MENGASAH KECERDASAN AKAL DENGAN AL-QUR`AN DAN AL-HADITZ”. Kajian tersebut saya presentasi dengan menggunakan laptop dan slide, sehingga jama’ah dengan mudah menyimak dan mencerna isi kajian. Alhamdulillah seluruh jama’ah merasa puas dan sangat antusias. Adapun point-point bahasannya ialah: Kedudukan Akal Bagi Manusia, Pentingnya Melakukan Pencerahan Akal dan Langkah-langkah Pencerahan Akal.

Rabu, 20 Juni 2012
Kemudian pada subuh harinya yaitu Rabu tanggal 20, saya mengisi kultum subuh yang durasi waktunya sekitar 15 menit. Pada kultum ini materi yang saya sampaikan berbeda dengan yang pada malam hari sebelumnya. Pada kultum subuh tersebut saya bawakan tema: ”13 ALAM PERSINGGAHAN HIDUP MANUSIA” secara berseri. Dengan rincian bahasan yaitu: 1. Alam Ruh, 2. Alam Kandungan dan 3. Alam Dunia.

Selepas mengisi kultum subuh saya kembali ke penginapan untuk berganti pakaian. Dan setelah istirahat sebentar saya dan ustzd Jaiz menuju ke ruang makan untuk sarapan pagi. Saya pilih nasi goreng beserta dengan telur dadarnya. Ditambah dengan cuci multnya beraneka buah-buahan yang sudah disediakan. Kemudian selepas itu saya pun istirahat sambil mengetik di penginapan.

Jam 11.15 saya dan ustadz Jaiz kembali menuju ke ruang makan untuk makan siang dan selepas itu kamipun shalat Zuhur secara berjama’ah. Selepas shalat sayapun naik ke mimbar untuk menyampaikan kultum kembali. Tema yang saya sampaikan adalah lanjutan yang telah saya sampaikan ketika kultum subuh yaitu: yang ke-4. Pintu Gerbang Sakratul Maut (ciri-ciri mati yang su`ul khatimah dan husnul khatimah).

Setelah shalat dan kultum saya kembali ke penginapan untuk istirahat dan mengetik. Tak berapa lama kemudian adzan berkumandang pertanda waktu shalat Ashar telah masuk. Sayapun ke masjid untuk menegakkan shalat Ashar secara berjama’ah. Selepas shalat Ashar saya kembali ke penginapan. Tidak berapa lama waktu Maghribpun masuk. Sehabis shalat Maghrib kami kembali menuju ke ruang makan. Sehabis makan bersiap-siap untuk shalat Isya’. Ba’da Isya saya kembali mengisi kajian melanjutkan bahasan sebelumnya yaitu: Langkah Pertama dari tema ”Mengasah Kecerdasan Akal dengan Al-Qur`an dan Al-Hadits”. Sub tema dalam bahasan kali ini adalah: Indikator Problematikan Pemikiran yang ada pada Akal kemudian membersihkannya. Seperti: Tidak berpikir terlebih akibat baik dan buruk, pola berpikir rasional ala iblis dan setan dan asal usul serta jenis-jenis setan.

Kamis, 21 Juni 2012
Jam 04.30 waktu Kalimantan pada hari Kamis saya berangkat menuju masjid untuk shalat Subuh, yang dilanjutkan dengan kultum Subuh. Pokok bahasannya adalah kelanjutan dari alam persinggahan hidup manusia. Kali ini membahasannya ialah: yang ke-5. Alam kubur dan alam barzakh (adzab dan nikmatnya). Kemudian yang ke-6. Hari berbangkit dan hari kiamat.

Setelah kultum sayapun kembali penginapan, istirahat sebentar kemusian ganti pakaian lalu menuju ke ruang makan untuk sarapan pagi bersama ustadz Jaiz.

Setelah makan pagi saya kembali ke penginapan untuk istirahat dan mengetik. Adzan berkumandang lagi pada pukul 12.12 pertanda waktu shalat Zuhur telah masuk. Sehabis shalat saya naik ke mimbar untuk memberikan kultum yang isi bahasannya ialah kelanjutan alam persinggahan hidup manusia. Adapun sub tema bahasannya adalah ya ke-7. Hari berkumpulnya manusia di padang mahsyar (manusia dibariskan sesuai dengan aqidah atau keimanannya. Ada delapan kelompok barisan manusia ketika itu. Tiga kelompok digiring ke dalam surga dan lima yang lainnya dimasukkan ke dalam api neraka. Kemudian yang ke-8. Hari pemeriksaan amal (mana yang sesuai syari’at akan diterima dan yang tidak sesuai dengan syari’at ditolak Allah). kemudian yang ke-9. Penimbangan amal manusia. Siapa saja yang amal kebaikan berat ia pasti akan beruntung dan siapa riang kebaikannya maka dia apasti merugi.

Sehabis kultum saya kembali ke penginapan untuk istirahat dan mengetik. Tanpa terasa waktu untuk menegakkan shalat Maghribpun masuk. Setelah shalat saya bersama ustadz Jaiz menuju ke ruangan makan untuk makan malam.

Sehabis makan kembali ke penginapan untuk siap-siap ke masjid untuk shalat Isya. Sehabis shalat Isya saya mengisi kajian malam ke tiga (terakhir) pada jama’ah karyawan VICO Indonesia. Pada kajian tersebut saya melanjutkan kajian dari malam sebelumnya yaitu: Langkah kedua dari tema ”Mengasah Kecerdasan Akal dengan Al-Qur`an dan Al-Hadits.” Sub tema bahasannya adalah tentang pengertian akal baik secara bahasa dan dalam perspektif Al-Qur`an. Standarisasi kerangka berpikir yang Islami dan cara berlindung dari pola berpikir yang menyesatkan.

Jum’at, 21 – 6 – 2012
Setelah setelah kajian sayapun istirahat untuk siap-siap bangun malam dan shalat Subuh. Adzan Subuh berkumandang alhamdulillah saya sudah berada di masjid. Seusai shalat saya naik ke mimbar untuk memberikan kultum. Tema yang saya sampaikan adalah kelanjutan dari 13 alam persinggahan hidup manusia. Fase yang ke-10 ialah pembagian buku catatan amal manusia. Ada tiga cara didalam membagikannya, satu cara akan mendapatkan keselamatan dan dua cara lainnya akan memperoleh kecelakaan.

Selesai taushiyah saya kembali kepenginapan dan kemudian sarapan pagi bersama ustadz Jaiz. Setelah sarapan saya istirahat dan mengetik tanpa terasa haripun sudah siang. Kami kembali makan siang di ruang makan dan setelah makan saya ke penginapan untuk bersiap-siap shalat Jum’at.

Jam 12 lewat 13 menit adzan Jum’at berkumandang, setelah adzan sayapun menyampaikan uraian khutbah Jum’at dengan tema: Empat Ciri-ciri Shalat yang di Tolak Allah.”

Selesai shalat saya kembali ke penginapan, istirahat dan kemudian sekitar jam 1.30 siang itu saya dan ustadz Jaiz diantar ke masjid Ukhuwah di kecamatan Muara Badak. Di sana sudah berkumpul beberapa majelis ta’lim kaum ibu dari beberapa desa yang ada di kecamatan Muara Badak yang mereka beri nama dengan Pengajian Al-Madani. Kegiatan tersebut merupakan acara rutin bulanan.

Setelah memberikan taushiyah kami kembali ke penginapan. Pada pukul 4.30 saya dan pak Akram diantar ke Samarinda (sekitar satu jam dari lokasi) untuk memberikan ceramah. Mesjid yang kami datangi ialah mesjid Al-Jihad. Kami disambut oleh bapak H. Agus (beliau adalah pensiunan VICO Indonesia). Dari rumah beliau kami menuju masjid untuk menegakkan shalat Isya. Setelah shalat, acara pengajian segera dimulai. Protokol mempersilahkan saya untuk naik mimbar. Kurang lebih satu setengah jam saya memberikan taushiyah. Setelah selesai ceramah kamipun kembali ke lokasi dan sekitar 11.30 malam kami sampai di lokasi.

Sesampainya di penginapan sayapun istirahat dan kemudian pada dua pertiga malam saya bangun dan kemudian ke masjid untuk shalat Subuh. Sehabis Subuh saya naik ke mimbar untuk memberikan taushiyah dengan tema lanjutan 13 alam persinggahan manusia. Sub tema kali ini ialah fase yang ke-10 yaitu menlintas di atas jembatan Shirotol mustaqim. Kemudian yang ke-11 adalah neraka yang berada di bawah jembatan Shirotol mustaqim dan yang ke-12 ialah surga yang berada di seberang neraka setelah melewati jembatan. Juga saya uraikan ada 8 kelompok manusia saat melintas di atas jembatan. Tiga diantaranya selamat sampai ke surga dan lima lainnya jatuh ke lubang neraka dan kekal selamanya.

Sabtu, 22 Juni 2012
Setelah saya memberikan taushiyah Subuh pagi itu, sayapun berpamitan pada jama’ah dengan bersalaman dan berpelukan. Rasa haru dan sedih bercampur bahagia mewarnai hati kami yang selama beberapa hari bersama-sama mengkaji agama Allah. Sebenarnya kajian kami belum tuntas, karena apa yang kami kaji dari buku yang saya tulis masih pada langkah yang kedua. Masih ada satu langkah lagi, tetapi insya Allah dilain waktu dan kesempatan semoga Allah mengidzinkan kami untuk bertemu lagi.

Setelah sarapan pada pukul 6 waktu Kalimantan Timur kami berangkat menuju Balikpapan. Dalam perjalanan menuju Balikpapan saya mampir di Masjid Islamic Center Samarinda untuk menyaksikan betapa megahnya bangunan masjid tersebut. Saya juga sempat berfoto di tepi suangai Mahakam sungai terpanjang di Indonesia.

Pada jam 10.15 saya tiba di rumah bapak H. Dodo karyawan VICO Indonesia yang kebetulan beliau ada di rumah karena sedang libur. Saya dibawa oleh beliau keliling kota Balikpapan. Setelah makan di rumah beliau, sayapun diantar kebandara Sipinggan Balikpapan. Tepat jam 12.30 waktu Balikpapan pesawat take up menuju Jakarta.

Selamat tinggal Kalimantan Timur khususnya VICO Indonesia dan seluruh Jama’ah yang Shaleh dan Shalehah. Semoga Allah mempertemukan kita kembali di lain waktu dan kesempatan..aamiin yaa Robbal ’Aalamiin…!

VICO MUARA BADAK (SELAYANG PANDANG)
VICO adalah perusahan modal asing yang bekerjasama dengan pemerintah Indonesia, bergerak dibidang penambangan gas alam. Saya tidak akan menyoroti lebih jauh tentang kegiatan perusahaan tersebut. Akan tetapi yang akan saya ungkapkan disini ialah dari sisi kegiatan dakwahnya. Saya ancungkan jempol dan ucapan Alhamdulillah sebagai ungkapan positif terhadap kegiatan dakwah yang dilakukan oleh BDI (badan dakwah Islam) VICO Indonesia.

Ustadz Jaiz menjelaskan kepada saya bahwa setiap sebulan sekali selain Ramadhan, BDI mendatangkan nara sumber atau Ustazd dari Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya. Masing-masing ustadz tersebut diminta untuk memberikan Studi Islam Intensif (SII) selama tiga hari pada karyawan VICO dan satu harinya untuk masyarakat sekitar VICO. Untuk karyawan VICO kajian diadakan di Masjid Al-Muhajirin, sedangkan untuk masyarakat sekitar VICO diselenggarakan pada masjid sekitar yang jumlahnya kurang lebih empat puluh buah.

Jama’ah sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Disela-sela kesibukan mereka bekerja, masih bisa menyempatkan diri untuk hadir dalam studi Islam intensif.

Shalat Subuh secara berjama’ah di masjid Al-Muhajirin. Setelah shalat mengikuti kuliah subuh selama 15 menit. Setengah enam pagi mereka semua sarapan dan pada pukul enam suara bell berbunyi sebagai tanda kerja harus sudah dimulai. Pada pukul 12 siang bell berbunyi kembali menandakan bahwa jam istirahat telah tiba. Shalat Zuhur secara berjama’ah dan mengikuti kultum zuhur. Setelah itu mereka makan siang dan jam 13 siang bell berbunyi kembali tanda waktu istirahat telah habis. Pada jam 15 mereka shalat Ashar secara berjama’ah dan setelah shalat sejenak mendengarkan bacaan sebuah hadits dan terjemahannya. Setelah itu mereka pun bekerja kembali. Pada pukul setengah enam sore bell berbunyi kembali, pertanda waktu berkerja telah selesai. Setelah mandi dan berganti pakaian merekapun menuju masjid untuk shalat Maghrib. Sehabis shalat semuanya makan bersama di ruang makan. Setelah makan kembali menuju masjid untuk shalat Isya. Setelah shalat sunnah ba’diyah Isya, studi Islam intensif dimulai hingga pukul 9 malam. Stelah kajian mereka semua istirahat untuk persiapan kegiatan esok hari.

Keadaan mereka tak obahnya bagaikan dunia pesantren. Bahkan ini bisa dikatakan lebih mulia. Mengapa? Karena disamping mencari nafkah untuk keluarga yang hukumnya wajib, juga mereka menuntut ilmu agama yang juga hukumnya wajib. Semoga mereka semua Allah berikan istiqamah dan kesehatan..!

Kegiatan dakwah pada bulan Ramadhan BDI VICO Indonesia mendatangkan sekitar enam orang ustadz dari luar Kalimantan dan belasan ustadz dari sekitar Samarinda dan Balikpapan. Semua kegiatan dakwah tersebut dibiayai oleh VICO Indonesia. Belum lagi kegiatan santunan Yatim, Dh’afa dan fakir miskin.

VICO Indonesia mengkelola hasil bumi milik Allah dan VICO Indonesia juga menghidupkan dakwah agama Allah. Dengan demikian insya Allah keberkahan dan kesejahteraan selalu menyertai VICO Indonesia dan seluruh karyawannya.

Jazakumullah khoiron katsiro kepada masyarakat Kalimantan Timur pada umumnya dan karyawan VICO Indonesia dan staf pada khususnya. Semoga dilain waktu dan kesempatan Allah mempertemukan kita kembali..aamiin yaa Robbal ’aalamiin..!